![]() |
| Foto bersama ketua umum pengurus pusat HISPISI, Prof. Dr. Komaruddin, M.Si dengan para pengurus dalam pembukaan rapat tahunan, Jumat (18/9/2026). (Foto: Dok. HISPISI) |
Topterkini.com, PARAPAT — Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (HISPISI) menggelar Rapat Tahunan Pengurus Pusat HISPISI 2026 yang dirangkaikan dengan The 6th International Conference on Humanities, Education, Law, and Social Science (ICHELSS) 2026 di Parapat, Danau Toba, Sumatera Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Hotel Niagara tersebut mempertemukan pengurus dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan (FIS UNIMED) menjadi tuan rumah berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Pusat HISPISI Nomor 012/Kep.PP.HISPISI/X/2025.
Konsolidasi Organisasi dan Jejaring Akademik
Rapat Tahunan HISPISI 2026 menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, membahas program kerja, serta memperkuat komunikasi dan kolaborasi antaranggota.
Anggota HISPISI berasal dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Manado (UNIMA), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Universitas Negeri Padang (UNP), dan Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Ketua Pelaksana Rapat Tahunan HISPISI dan ICHELSS 2026, Dr. Tappil Rambe, S.Pd., M.Si, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan pengurus dan anggota HISPISI dari berbagai daerah.
Tappil yang juga Wakil Dekan II FIS UNIMED menyebut forum tersebut memadukan agenda organisasi dengan kegiatan akademik.
Sementara itu, Dekan FIS UNIMED, Dr. Ratih Baiduri, M.Si., mengatakan penyelenggaraan kegiatan merupakan bagian dari penguatan kolaborasi akademik dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial.
Menurutnya, kerja sama antarperguruan tinggi perlu diperluas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan akademik lainnya.
Ilmu Sosial Menghadapi Perubahan Zaman
Ketua Umum Pengurus Pusat HISPISI yang juga Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Dr. Komarudin, M.Si., mengatakan Rapat Tahunan merupakan salah satu agenda penting bagi keberlangsungan organisasi.
Ia mengapresiasi FIS UNIMED dan seluruh panitia yang telah menjadi tuan rumah kegiatan.
Menurut Prof. Komarudin, Rapat Tahunan bukan hanya forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk mengidentifikasi persoalan dan menyusun langkah bersama.
“Rapat Tahunan juga merupakan momentum konsolidasi organisasi. HISPISI adalah organisasi yang dibangun dari kekuatan para sarjana dan akademisi ilmu-ilmu sosial di berbagai perguruan tinggi dan daerah,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan antara Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, perguruan tinggi, dan anggota.
Di sisi lain, perkembangan teknologi dan perubahan sosial membuat ilmu-ilmu sosial menghadapi tantangan baru.
Transformasi digital, artificial intelligence, perubahan dunia kerja, persoalan lingkungan, ketimpangan sosial, pendidikan, serta perubahan demografis dan kebudayaan menjadi sejumlah isu yang membutuhkan perspektif ilmu sosial.
“Transformasi digital, artificial intelligence, perubahan dunia kerja, perubahan lingkungan, ketimpangan sosial, persoalan pendidikan, serta berbagai perubahan demografis dan kebudayaan menghadirkan tantangan baru bagi ilmu-ilmu sosial,” kata Prof. Komarudin.
ICHELSS VI Dorong Peran Ilmu Sosial dalam SDGs
Rangkaian kegiatan HISPISI 2026 juga diisi dengan ICHELSS VI dengan tema “Humanizing Development: The Role of Social Sciences and Humanities in Achieving the SDGs.”
Konferensi internasional tersebut menjadi forum pertukaran gagasan akademik mengenai kontribusi ilmu sosial dan humaniora terhadap pembangunan berkelanjutan.
Melalui forum tersebut, akademisi dan peneliti dapat berbagi hasil penelitian, pengalaman, serta perspektif dalam membaca berbagai perubahan sosial dan persoalan kemanusiaan.
Pelaksanaan Rapat Tahunan HISPISI dan ICHELSS 2026 di kawasan Danau Toba sekaligus memperkuat jejaring akademik lintas perguruan tinggi.
Forum ini menjadi ruang bagi HISPISI untuk membahas keberlanjutan organisasi sekaligus memperkuat peran ilmu sosial dan humaniora dalam memahami masyarakat yang terus berubah.(ns/au)
