-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

LISaN dan SD Negeri Borong Perkuat Gerakan Literasi Lewat Inovasi GEMBIRA

Senin, September 14, 2026 | 9:11:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-14T14:12:36Z

 

Naskah MoU antara SDN Borong dengan komunitas LISaN diperlihatkan setelah ditandatangani. (Dok. Topterkini/Handover)


Topterkini.com, MAKASSAR — Komunitas Literasi Anak dan Media (LISaN) memperkuat kolaborasi dengan SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pengembangan inovasi sekolah dan Gerakan Literasi Sekolah.


Kesepahaman tersebut ditandatangani Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Andi Etty Cahyani, S.Pd., M.Pd., bersama Pendiri LISaN, Rusdin Tompo, Senin (14/9/2026).


Penandatanganan berlangsung dalam kegiatan Sosialisasi Inovasi GEMBIRA dan Pengembangan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SD Negeri Borong, Jalan Borong Raya No. 8, Makassar.


Kegiatan tersebut diikuti para guru, Kepala Perpustakaan Gerbang Ilmu SD Negeri Borong, serta sejumlah orang tua murid yang tergabung dalam komunitas Bunda Pustaka.


Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah, sekaligus bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September. Tahun ini, Hari Kunjung Perpustakaan mengusung tema “Buku: Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran.”


Mengembangkan Literasi Secara Kreatif


Program GEMBIRA merupakan akronim dari Gerakan Membaca, Bercerita, Menulis, Kriya, Kreasi. Program ini dirancang untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa secara lebih utuh dan kreatif.


Melalui GEMBIRA, siswa tidak hanya diarahkan untuk membaca buku, tetapi juga memahami dan menceritakan kembali isi bacaan. Selanjutnya, gagasan yang diperoleh dari buku dituangkan dalam bentuk tulisan maupun karya kreatif.


Pengembangan tersebut dapat dilanjutkan melalui berbagai bentuk ekspresi, seperti pertunjukan, gelar karya, hingga penerbitan buku.


Dengan demikian, aktivitas membaca ditempatkan sebagai pintu masuk untuk mengembangkan kemampuan berpikir, berkomunikasi, menulis, sekaligus berkarya.


Pendampingan dan Penguatan Inovasi Sekolah


Melalui MoU tersebut, LISaN dan SD Negeri Borong sepakat mengembangkan berbagai kegiatan literasi, termasuk pendampingan menulis kreatif serta konsultasi dan asistensi terhadap program-program inovasi yang dikembangkan sekolah.


Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak, Sekolah Adiwiyata, dan Sekolah Sehat, sekaligus memperkuat pendidikan karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.


Selain itu, kolaborasi ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berkreasi di kalangan peserta didik. Penguatan tersebut juga sejalan dengan konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.


Pendiri LISaN, Rusdin Tompo, mengatakan kolaborasi dengan sekolah menjadi penting karena inovasi pendidikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan keterlibatan sekolah, guru, peserta didik, orang tua, perpustakaan, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.


LISaN sendiri selama ini aktif dalam isu anak dan media serta memiliki pengalaman melakukan pendampingan di sejumlah sekolah.


Dalam menjalankan berbagai programnya, komunitas yang dibidani oleh jurnalis dan aktivis anak tersebut berpedoman pada prinsip-prinsip hak anak, yakni partisipasi, non-diskriminasi, tumbuh kembang, serta kepentingan terbaik bagi anak.


Melalui kerja sama dengan SD Negeri Borong, LISaN berharap inovasi GEMBIRA tidak hanya menjadi sebuah program sekolah, tetapi berkembang menjadi budaya belajar yang mendorong anak untuk membaca, berpikir, bercerita, menulis, dan menghasilkan karya.**

×
Berita Terbaru Update