-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sabtu Gembira di SD Negeri Borong Makassar, Orangtua dan Siswa Berkolaborasi dalam Kegiatan Kreatif

Senin, Oktober 12, 2026 | 4:45:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-11T20:45:40Z

 

Kepala SD Negeri Borong, Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, saat membuka kegiatan Sabtu GEMBIRA, 10 Oktober 2026. (Foto: Istimewa)


MAKASSAR – Suasana berbeda terlihat di UPT SPF SD Negeri Borong, Kota Makassar, Sabtu (10/10/2026). Sejumlah orangtua murid tampak mendampingi anak-anak mereka mengikuti kegiatan seni dan kreativitas dalam program Sabtu Gembira. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya sekolah membangun kolaborasi antara guru, murid, dan orangtua untuk mendukung pengembangan inovasi pendidikan.


Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, Andi Etty Cahyani, S.Pd., M.Pd., mengatakan keterlibatan orangtua merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan sekolah. Menurutnya, inovasi pendidikan akan berkembang lebih baik apabila mendapat dukungan dari seluruh warga sekolah dan keluarga murid.


"Sekolah tidak akan maju dan sukses tanpa dukungan orangtua murid. Partisipasi dan kolaborasi orangtua dengan guru-guru bersama murid sangat diperlukan guna pengembangan inovasi sekolah," ujar Andi Etty saat membuka kegiatan Sabtu Gembira.


Kegiatan yang berlangsung di sekolah beralamat di Jalan Borong Raya Nomor 8, Kecamatan Manggala, Makassar, tersebut diisi dengan berbagai aktivitas yang menggabungkan seni, keterampilan, dan literasi. Orangtua dari beberapa tingkatan kelas terlihat terlibat langsung membantu anak-anak menyelesaikan karya mereka.


GEMBIRA Hidupkan Literasi Lewat Kreativitas


Sabtu Gembira merupakan bagian dari program inovasi GEMBIRA, akronim dari Gerakan Membaca, Bercerita, Menulis, Kriya, Kreasi. Program ini dirancang untuk mendekatkan anak-anak dengan dunia literasi melalui kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan melibatkan pengalaman langsung.


Andi Etty menjelaskan, inovasi GEMBIRA juga menjadi program yang diikutsertakan SD Negeri Borong dalam ajang Lomba Innovative Mayor Award (IMA) 2026.


"Sekolah kami tengah mengikuti Lomba Innovative Mayor Award (IMA) 2026, melalui inovasi Gembira," ungkapnya.


Melalui program ini, kegiatan membaca dan menulis tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas. Murid juga diberi kesempatan mengekspresikan gagasan, imajinasi, serta keterampilan mereka melalui karya seni dan tulisan.


Pembagian aktivitas dilakukan berdasarkan tingkatan kelas agar setiap murid dapat menghasilkan karya sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuannya.


Murid kelas 1 mengerjakan kolase, kelas 2 membuat montase, dan kelas 3 menghasilkan kerajinan tangan. Sementara itu, murid kelas 4 diarahkan membuat gambar atau lukisan, murid kelas 5 menulis cerita atau kisah, sedangkan murid kelas 6 menuangkan harapan, cita-cita, dan target yang ingin mereka capai pada masa mendatang.


Karya Murid Dipajang di Mading Sekolah


Hasil karya yang dibuat murid bersama pendampingan orangtua nantinya akan dipamerkan melalui majalah dinding (mading) di depan kelas. Pameran tersebut menjadi ruang apresiasi bagi anak-anak untuk menunjukkan hasil kreativitas sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.


Menurut Andi Etty, setiap kelas memiliki bentuk kegiatan yang berbeda, tetapi seluruhnya diarahkan untuk membangun pengalaman belajar yang bermakna. Anak-anak tidak hanya belajar menghasilkan karya, tetapi juga berlatih menuangkan ide, bekerja sama, dan menyelesaikan tugas.


Hal menarik lainnya, dokumentasi kegiatan setiap kelas dirangkum dalam bentuk video singkat. Video tersebut dapat digunakan untuk merekam proses kreativitas murid sekaligus dipublikasikan melalui akun media sosial sekolah.


Dengan dokumentasi digital ini, aktivitas pembelajaran yang berlangsung di sekolah dapat diketahui lebih luas oleh orangtua dan masyarakat.


Program Sabtu Gembira menunjukkan bahwa penguatan literasi dapat dilakukan melalui pendekatan yang beragam, tidak terbatas pada aktivitas membaca buku. Melalui perpaduan seni, keterampilan, menulis, dan keterlibatan keluarga, SD Negeri Borong berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih partisipatif dan menyenangkan.


Bagi sekolah, keterlibatan orangtua dalam kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara rumah dan sekolah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung tumbuhnya budaya literasi serta melahirkan inovasi pembelajaran yang berkelanjutan.**

×
Berita Terbaru Update