![]() |
| Tiga mahasiswa FIS-H UNM berhasil membawa pulang tiga penghargaan dalam ajang EI Bajo Essay Competition V. (Dok. Topterkini/Istimewa) |
MAKASSAR — Prestasi kembali dicatatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FIS-H) Universitas Negeri Makassar (UNM). Tiga mahasiswa FIS-H UNM berhasil membawa pulang tiga penghargaan dalam ajang EI Bajo Essay Competition V yang digelar oleh Sentosa Foundation berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Angger Juang Firjatullah, Tri Dewi Wulandari, dan Umar. Mereka berhasil meraih penghargaan masing-masing berupa Bronze Medal, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi FIS-H UNM sekaligus memperlihatkan kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan ide, mengolahnya menjadi karya akademik, serta menyajikannya melalui media visual yang menarik dan komunikatif.
Keberhasilan tersebut juga memperlihatkan bahwa proses pengembangan kompetensi mahasiswa tidak terbatas pada kegiatan perkuliahan. Berbagai ajang kompetisi menjadi ruang pembelajaran yang memungkinkan mahasiswa menguji kemampuan berpikir, kreativitas, serta keberanian dalam menyampaikan gagasan di hadapan publik.
Tiga Penghargaan dalam Satu Kompetisi
Partisipasi mahasiswa FIS-H UNM dalam EI Bajo Essay Competition V menghasilkan apresiasi pada beberapa kategori. Salah satu pencapaian yang diraih adalah Bronze Medal, sementara karya poster yang ditampilkan juga mendapatkan penghargaan Favorite Poster dan The Most Favorite Poster.
Tiga penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kualitas sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh kekuatan substansi, tetapi juga oleh kemampuan peserta dalam mengemas gagasan sehingga dapat disampaikan secara menarik dan mudah dipahami.
Kemampuan mengomunikasikan ide secara efektif menjadi kompetensi penting di tengah perkembangan lingkungan akademik dan profesional. Gagasan yang kuat perlu didukung dengan strategi penyampaian yang tepat agar mampu menjangkau dan menarik perhatian masyarakat.
Menumbuhkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif
Kompetisi esai memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis sekaligus menyusun argumentasi secara sistematis. Dalam proses penyusunan karya, mahasiswa dituntut memahami persoalan, melihatnya dari berbagai perspektif, serta merumuskan gagasan yang logis dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sementara itu, pembuatan poster menghadirkan tantangan tersendiri. Gagasan yang dituangkan dalam tulisan harus diterjemahkan menjadi tampilan visual yang sederhana, padat, informatif, dan menarik.
Kombinasi antara kemampuan akademik dan kreativitas visual menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Kompetensi tersebut tidak hanya bermanfaat dalam menyelesaikan tugas akademik, tetapi juga dapat menjadi bekal dalam menghadapi tuntutan dunia kerja dan kehidupan sosial yang terus mengalami perubahan.
Peran Pendampingan Dosen
Dalam proses mengikuti kompetisi, ketiga mahasiswa tersebut mendapatkan pendampingan dari Restu Mayang Sara Nur, S.A.P., M.A.P.
Pendampingan dosen menjadi salah satu unsur penting dalam proses penyempurnaan karya mahasiswa. Melalui bimbingan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengembangkan ide, memperbaiki struktur karya, sekaligus meningkatkan kualitas penyajian gagasan agar lebih sistematis dan komunikatif.
Keterlibatan dosen dalam pembinaan prestasi juga mencerminkan lingkungan akademik yang mendorong mahasiswa untuk belajar melalui pengalaman. Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kuliah, tetapi juga melalui aktivitas akademik, kompetisi, dan berbagai kegiatan pengembangan diri.
Memperkuat Budaya Prestasi di FIS-H UNM
Prestasi yang diraih dalam EI Bajo Essay Competition V turut menambah catatan pencapaian mahasiswa FIS-H UNM. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkembang melalui berbagai bidang, mulai dari penulisan dan penelitian hingga kreativitas serta pengembangan gagasan.
Bagi fakultas, prestasi mahasiswa tidak semata-mata diukur dari jumlah penghargaan yang diperoleh. Lebih jauh, keberhasilan tersebut mencerminkan proses pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa yang dilakukan secara berkelanjutan.
Capaian Angger Juang Firjatullah, Tri Dewi Wulandari, dan Umar diharapkan dapat memotivasi mahasiswa FIS-H UNM lainnya untuk memanfaatkan berbagai peluang kompetisi sebagai sarana belajar, mengembangkan kemampuan, sekaligus memperluas pengalaman akademik.
Prestasi sebagai Proses Pengembangan Diri
Mengikuti kompetisi bukan sekadar tentang mendapatkan penghargaan. Di dalamnya terdapat proses belajar untuk menghadapi tantangan, mengembangkan ide, bekerja sama, menerima evaluasi, serta menyampaikan pemikiran kepada khalayak yang lebih luas.
Perolehan Bronze Medal, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster menunjukkan bahwa kemampuan akademik dan kreativitas mahasiswa FIS-H UNM mampu memperoleh apresiasi dalam kompetisi tersebut.
FIS-H UNM terus mendorong mahasiswa agar menjadikan setiap kompetisi sebagai bagian dari proses pengembangan diri. Penghargaan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian, tetapi menjadi pengalaman yang memperkuat kemampuan akademik, kreativitas, komunikasi, dan rasa percaya diri.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa FIS-H UNM memiliki kesempatan yang luas untuk berkarya dan membawa nama baik fakultas melalui berbagai gagasan dan kontribusi positif.
Terus berkarya, terus berprestasi, dan terus menghadirkan kontribusi terbaik bagi FIS-H UNM melalui karya mahasiswa.**
